Keterangan:::

Kamis, 05 Mei 2011

sistem pengisian

Sistem Pengisian

Ikon Uraian
Fungsi baterai pada automobile adalah untuk mensuplai kebutuhan listrik pada
komponen-komponen listrik pada mobil tersebut seperti motor starter, lampu-
lampu besar dan penghapus kaca. Namun demikian kapasitas baterai sangatlah
terbatas, sehingga tidak akan dapat mensuplai tenaga listrik secara terus
menerus.
Dengan demikian, baterai harus selalu terisi penuh agar dapat mensuplai
kebutuhan listrik setiap waktu yang diperlukan oleh tiap-tiap komponen-komponen
listrik.Untuk itu pada mobil diperlukan siatem pengisian yang akan memproduksi
listrik agar baterai selalu terisi penuh.
Sistem pengisian (charging system) akan memproduksi listrik untuk menngsi
kembali baterai dan mensuplai kelistrikan ke komponen yang memerlukannya
pada saat mesin dihidupkan.
Sebagian besar mobil dilengkapi dengan alternator yang menghasilkan arus bolak-
balik yang lebih baik dari pada dynamo yang menghasilkan arus searah dalam hal
tenaga listrik yang dihasilkan maupun daya tahannya.
Mobil yang menggunakan arus searah (direct current), arus bolak-balik yang
dihasilkan oleh alternator harus disaerahkan menjadi arus searah sebelum
dikeluarkan.

Alternator dan Regulator

Altenator

Ikon Fungsi alternator
Fungsi alternator adalah untuk mengubah energi mekanis yang didapatkan dari
mesin tenaga listrik . Energi mekanik dari mesin disalurkan sebuah puli, yang
memutarkan roda dan menghasilkan arus listrik bolak-balik pada stator. Arus listrik
bolak-balik ini kemudian dirubah menjadi arus searah oleh diode-diode.
Komponen utama alternator adalah : rotor yang menghasilkan medan magnet
listrik, stator yang menghasilkan arus listrik bolak-balik, dan beberapa diode yang
menyearahkan arus.
Komponen tambahan lain adalah : sikat-sikat yang mensuplai arus listrik ke rotor
untuk menghasilkan kemagnetan (medan magnet), bearing-bearing yang
memungkinkan rotor dapat berputar lembut dan sebuah kipas untuk mendinginkan
rotor, stator dan diode.

Konstruksi alternator bagian-bagiannya terdiri dari :
a. Puli (pulley) d. Startor coil
b. Kipas (fan) e. Rectifier (silicon diode)
c. Rotor coil

a. Pull (pully)
Puli berfungsi untuk tempat tali kipas penggerak rotor.

b. Kipas (fan)
Fungsi kipas adalah untuk mendinginkan diode dan kumparan-kumparan pada
alternator.

c. Rotor
Rotor merupakan bagian yang berputar di dalam alternator, pada rotor terdapat
kumparan rotor (rotor coil) yang berfungsi untuk membangkitkan kemagnetan.
Kuku-kuku yang terdapat pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub magnet, dua slip ring yang terdapat pada alternator berfungsi sebagai penyalur listrik kekumparan rotor.

Rotor ditumpu oleh dua buah bearing, pada bagian depannya terdapat puli dan
kipas, sedangkan di bagian belakang terdapat slip ring.
d. Stator

Pada ganbar diatas terlihat ganbar konstruksi dan stator coil.Kumparan stator
adalah bagian yang diam dan terdiri dari tiga kumparan yang pada salah satu
ujung-ujungnya dijadikan satu. Pada gambar sebelah kanannya terlihat teori
gambar konstruksi ini disebut hubungan “Y” atau bintang tiga fhase. Bgian tengah
yang menjadi satu adalah pusat gulungan.Dan bagian ini disebut terminal “N”.
Pada bagian ujung kabel lainnya akan menghasilkan arus bolak-balik (AC) tiga
phase.
e. Rectifier (Diode)

Pada gambar diatas memperlihatkan konstruksi dan hubungan antara stator coil
dengan diode. Ketiga ujung dari stator dihubingkan dengan kedua macam diode.
Pada model yang lama terdapat dua bagian yang terpisah antara diode positif (+)
dan diode negative (-). Bagian positif (+) mempunyai rumah yang lebih besar
daripada yang negative (-). Selain perbedaan tersebut ada lagi perbedaan lainnya
yaitu strip merah pada diode positif dan strip hitam pada diode negative.
Fungsi dari diode adalah menyearahkan arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan
oleh stator coil menjadi arus searah (DC). Diode juga berfungsi mencegah arus
balik dari baterai ke alternator.


Regulator
Ikon Uraian
Tegangan listrik dari alternator tidak selalu constant hasilnya. Karena hasil listrik
alternator tergantung daripada kecepatan putaran motor. Makkin cepat putarannya
makin besar hasilnya demikian juga sebaliknya.
Rotor berfungsi sebagai magnet.Adapun magnet yang dihasilkan adalah magnet
listrik, maka dengan menambah atau mengurangi arus listrik yang masuk ke rotor
coil akan mempengaruhi daya magnet tersebut sehingga hasil pada stator coilpun
akan terpengaruh.Jadi hasil alternator sangat dipengaruhi oleh adanya arus listrik
yang masuk ke rotor coil.
Fungsi regulator adalah mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam rotor coil
sehingga tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap constant (sama) menurut
harga yang telah ditentukan walaupun putarannya berubah-ubah. Selain daripada
itu regulator juga berfungsi untuk mematikan tanda dari lampu pengisian, lampu
tanda pengisian akan secara otomatis mati apabila alternator sudah menghasilkan
arus listrik.
Gambar diatas memeperlihatkan fungsi dari regulator, alternator dan baterai.
Apabila alternator tidak menghasilkan listrik, maka hanya dari baterai saja untuk
mengatasi kebutuhan kelistrikan, bila hal ini terjadi maka regulator akan bekerja
memberi tanda pada pengemudi (lampu CHG).
Ada dua tipe regulator yaitu tipe point (point type) dan tipe tanpa point (pointless
type). Tipe tanpa point juga biasa disebut IC regulator karena terdiri dari
intergrated circuit.
Adapun cirri-ciri IC regulator yang dibuat jadi satu dengan alternator adalah sebagai
berikut :
a) Ukuran kecil dan output-nya tinggi
b) Tidak diperlukan penyetelan voltage (tegangan)
c) Mempunyai silet konpensasi temperature untuk control tegangan yang dimiliki
untuk pengisisan baterai dan suplai ke lampu-lampu.
Apikasi dalam Sistem Pengisian (Charging System)
Gambar diatas menunjukan sirkuit/ranngkaian dari system pengisian yang
memakai regulator dua titik kontak. Kebutuhan tenaga untuk menghasilkan
medan magnet (magnetic flux) pada rotor alternator disuplai dari terminal F.
Arus ini diatur dalam arti ditambah atau dikurangi oleh regulator sesuai dengan
tegangan terminal B. Listrik dihasilkan oleh stator alternator yang disuplai dari
terminal B, dan dipakai untuk mensuplai kembali beban-beban yang terjadi pada
lampu-lampu besar (head llights), wipers, radio, dan lain-lain dalam
penambahan untuk mengisi kembali baterai. Lampu pengisian akan menyala,
bila altenator tidak mengirimkan jumlah listrik yang normal.Hal tersebut terjadi
apabila tegangan dari teminal N alternator kurang dari jumlah yang ditentukan.

Seperti telah ditunjukan oleh gambar diatas, bila sekering terminal IG putus,
listrik tidak akan mengalir ke rotor dan akibatnya alternator tidak membangkitkan
listrik.Walaupun
sekering CHG putus alternator akan berfungsi.Hal tersebut dapat dibuktikan
dengan bantuan sirkuit pengisian sebagai berikut.

Cara Kerja sistim Pengisian

Cara kerja

Ikon Pada saat kunci kontak ON dan mesin mati

Bila kinci kontak diputar ke posisi ON , arus dari baterai akan mengalir ke rotor dan
merangsang rotor coil.Pada waktu yang sama, arus baterai juga mengalir ke
lampu pengisisan (CHG) dan akibatnya lampu menjadi menyala (ON).
Secara keseluruhan mengalirnya arus listrik sebagai berikut :

a. Arus yang ke field coil
Terminal(+)baterai→fusible link→kunci kontak (IG switch)→sekering→terminal IG
regulator→point PL→point PL→terminal F regulator→terminal F
alternator→brush→slip ring→rotor coiil→slip ring→brush→terminal E
alternator→massa→bodi.
Aibatnya rotor terangsang dan timbul kemagnetan yang selanjutnya arus ini
disebut araus medan (field current).

b. Arus ke lampu charge
Terminal (+) baterai→fusibler link→sakjelar kunci kontak IG (IG switch)
sekering→lampu CHG→terminal L regulator→titik kontak P→titik kontak
P→terminal E regulator→massa bodi.
Akibatnya lampu charge akan menyala.

Ikon Mesin dari kecepatan rendah ke kecepatan sedang.
Sesudah mesin hidup dan rotor berputar, tegangan/voltage dibangkitkan dalam
stator coil, dan tegangan netral dipergunakan untuk voltage relay, karena itu lampu
charge jadi mati.Pada waktu yang sama, tegangan yang dikeluarkan beraksi pada
voltage regulator. Arus medan (field current) yang ke rotor dikontrol dan
disesuaikan dengan tegangan yang dikeluarkan terminal B yang beraksi pada
voltage regulator.
Demikianlah, salah satu arus medan akan lewat menembus atau tidak menembus
resistor R, tergantung pada keadaaan titik kontak PL.

Catatan :
Bila gerakan P dari voltage relay, membuat hubungan dengan titik kontak P, maka
pada sirkuit sesudah dan sebelum lampu pengisian (charge) tegangannya sama.
Sehingga pada aris tidak akan mengalir ke lampu dan akhirnya lampu mati. Untuk
jelasnya aliran arus pada masing-masing peristiwa sebagai berikut :
a. Tegangan Netral
Terminal N alternator→terminal N regulator→magnet coil dari voltage
relay→terminal E reguilator→massa bodi.
Akibatnya pada magnet coil dari voltage relay akan terjadi kemagnetan dan dapat
menarik titik kontak P dari P dan selanjutnya P akan bersatu dengan P. Dengan
demikian lampu pengisian (charge) jadi mati.
b. Tegangan yang keluar (output Voltage)
Terminal B alternator→trminal B regulator→titik kontak P→titik kontak P→magnet
coil dari voltage regulator→terminal E regulator→massa bodi.
Akibatnya pada coil voltage regulator timbul kemagnetan yang dapat
mempengaruhi posisi dari titik kontak (point) PL.
Dalam hal ini PL akan tertarik dari PL sehingga pada kecepatan sedang PL akan
mengambang (seperti terlihat pada gambar diatas).

c. Arus yang ke field
Termional B alternator→IG switch→Fuse→terminal IG regulator→Point PL→Point
PL→Reristor R→Terminal F regulator→Terminal F alternator→Rotor
coil→terminal E alternator→massa bodi.
Dalam hal ini jumlah arus/tegangan yang masuk ke rotor coil bias melalui dua
saluran.

→Bila kemagnetan di voltage regulator besar dan mampu menarik PL dari PL,
maka arus yang ke rotor coil akan melalui resistor R.Akibatnya arus akan kecil dan
kemagnetan yang ditimbulkan rotor coil-pun kecil (berkurang).

d. Out Put current
Terminal B alternator →baterai dan beban→massa bodi.

Ikon Mesin dari Kecepatan Sedang ke Kecepatan Tinggi

Bila putaran mesin bertambah , voltage yang dihasilkan oleh kumparan stato naik,
dan gaya tarik dari kemagnetan kumparan voltage regulator menjadi lebih kuat.
Dengan daya tarik yang lebih kuat, field current yang ke rotor akan mengalir
terputus-putus (intermittently).Dengan kata lain , gerakan titik kontak PL dari
voltage regulator kadang-kadang membuat hubungan dengan titik kontak PL .
Catatan :
Bial gerakan titik kontak PL pada regulator berhubungan dengan titik kontak
PL,field current akan dibatasi. Bagaimanapun juga point dari voltage relay tidak
akan terpisah dari point P,sebab tegangan netral terpelihara dalam sisa flux dari
rotor. Aliran arusnya adalah senagai berikut :

a. Voltage Netral (Tegangan Netral)
Terminal N alternator→terminal N regulator→magnet coil dari voltage
relay→terminal E regulator→massa bodi.
Arus ini juga sering disebut netral voltage.


b. Out Put Voltage
Terminal B alternator→terminal B regulator→point P→point P→magnet coil dari N
regulatorterminal E regulator.
Inilah yang disebut dengan Output voltage.

c. tidak ada arus ke Field Current
Terminal B alternator →IG switch→fuse→terminal IG regulator→reristor
R→Terminal F regulator→terminal F alternator→rotor coil→atau→point PL→Point
P→ground (NO.F.C)→Terminal E alternator→massa (F Current).
Bila arus resistor R→mengalir teminal Fregulator→rotor coil→massa, akibatnya
arua yang ke rotor ada, tapi kalau PL-maka arus mengalir ke massa sehingga
yang ke rotor coil tidak ada.

d. Out Put Current
Terminal B alternator→baterai/load→massa.

Cara Kerja Fuel Pump

Pengenalan

Pompa bahan bakar digunakan untuk memasok bahan bakar ke sistem injeksi bahan bakar atau karburator, tergantung tahun kendaraan. kendaraan yang lebih tua menggunakan pompa bahan bakar mekanis untuk memberikan bahan bakar bertekanan rendah ke karburator, sedangkan kendaraan dengan sistem injeksi memerlukan pompa listrik yang digunakan untuk menghasilkan bahan bakar bertekanan tinggi yang diperlukan untuk membuat sistem bekerja dengan efisien. sistem bahan bakar injeksi lebih efisien dibandingkan dengan sistem bahan bakar karburator dan dapat beroperasi dengan baik dalam kondisi ekstrim, selain itu juga lebih dapat diandalkan saat start up.
Typical Electric Fuel Pump
Sederhananya, tujuan dari sebuah pompa bahan bakar adalah untuk menarik bahan bakar dari tangki bahan bakar kemudian mengirimkannya ke sebuah injektor bahan bakar atau karburator. Mesin kendaraan beroperasi dengan cara pompa mekanis atau melalui sistem injeksi.
Typical Fuel Injection System
Pompa mekanik
Sebelum digunakan electronic fuel injection, pada mesin dengan sistem pengabutan digunakan pompa bahan bakar mekanik untuk memindahkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ke bagian karburator. Namun, dengan bergesernya sistem pengabutan dari karburator ke sistem injeksi, pompa bahan bakar mekanik semakin sering diganti dengan pompa bahan bakar listrik. Hal ini disebabkan karena sistem injeksi bahan bakar elektronik umumnya berjalan lebih efektif pada tekanan bahan bakar lebih tinggi dari pompa mekanikCara kerja pompa mekanis ini sederhana. terdiri dari diafragma karet yang diapit dua bagian rumah dan ditekan oleh semacam lengan.
camshaft memiliki eksentrik yang dirancang untuk beroperasi lengan tuas pompa. titik titik tumpu Lengan adalah sangat dekat dengan bagian yang actuates diafragma, sehingga sangat sedikit gerakan lengan pada hasil camshaft dalam gerakan yang signifikan dari diafragma. Setiap putaran 360 derajat dari hasil camshaft dalam satu siklus lengkap dari diafragma itu sendiri.
diafragma mendorong, bensin bertekanan dan pindah dari pompa dan ke garis bahan bakar ke karburator. Tekanan bahan bakar ini biasanya dirancang untuk menjadi 2-6 psi, tergantung pada produsen. Sebagai lengan tuas memungkinkan diafragma untuk kembali ke posisi istirahat nya, satu arah katup dalam tubuh mencegah kembalinya pompa bahan bakar dari karburator dan membuka jalan bagi bahan bakar yang diambil dari tangki gas. Kekosongan yang diciptakan oleh gerakan diafragma yang menarik bahan bakar ke ruangan.
Fuel Injected Pumps
Pompa injeksi, yang biasanya lmenggunakan sistem elektrik, terletak di dalam tangki bahan bakar atau di dekat tangki bensin untuk mempertahankan jumlah bahan bakar dan untuk memanfaatkan bahan bakar dalam tangki sebagai pendingin pompa. Bahan bakar pompa injeksi adalah bagian dari sistem elektronik, yang berarti bahwa mereka dikendalikan oleh sistem komputer yang memegang peranan penting, termasuk rasio udara-bahan bakar, kandungan gas buang dan posisi throttle yang sebenarnya.

Pompa bahan bakar dengan sistem injeksi adalah pompa submersible dengan magnet permanen motor listrik. Bahan Bakar memasuki tabung inlet pompa setelah melewati filter gaya kaus kaki dan didorong melalui pompa dengan motor ke stopkontak.
Ini terdiri dari motor, pompa roller baling-baling, sebuah peredam bahan bakar, dan katup buang untuk mencegah kerusakan sistem dari kelebihan tekanan.
pompa ini berisi check valve tunggal di sisi output yang membatasi pergerakan bahan bakar di kedua arah, menjaga tekanan sistem bahan bakar, biasanya, pada 40-45 psi saat pompa tidak dioperasikan, sehingga tekanan bahan bakar harus dibebaskan sebelum melayani sistem bahan bakar .
Kerusakan Pompa Bahan Bakar
Ada beberapa alasan mengapa pompa bahan bakar Anda mengalami kerusakan, baik itu pompa elektrik atau mekanik. Pompa bahan bakar elektrik dapat mengalami keausan pada angker, brushes atau bearing. Selain itu, roller roda gigi dan baling-baling pompa juga dapat mengalami keausan. Hal ini akan menyebabkan kehilangan tekanan secara bertahap dan kinerja mesin akan menurun. Beberapa penyebab kerusakan pompa bahan bakar dapat dikarenakan karat atau kotoran yang melewati inlet filter yang dirancang untuk menyaring sedimen ini. Ketika ini terjadi pompa bahan bakar tidak dapat bekerja karena adanya kontaminan yang telah masuk ke pompa dan dapat menyebabkan macet. Hal ini akan menghasilkan panas yang berlebih dan akan menyebabkan motor terbakar. Kadang-kadang sebuah pompa bahan bakar tidak akan bekerja dengan baik jika tidak diberikan jumlah bahan bakar yang dibutuhkan. pompa bahan bakar kendaraan Anda bergantung pada bahan bakar untuk mendinginkan dan melumasinya. Kekurangan bahan bakar akan dapat menyebabkan pompa bahan bakar kendaraan Anda mengalami kerusakan sebelum waktunya. Pada pompa bahan bakar dengan sistem mekanik biasanya diafragma yang digunakan sebagai pompa akan pecah atau sobel, dan akan menyebabkan kebocoran sejumlah kecil bahan bakar eksternal atau tidak dapat menghasilkan tekanan.
How to Replace a Fuel Pump
Untuk mengganti pompa bahan bakar Anda langkah pertama dengan tangki hampir kosong. rem parkir diaktifkan dan ganjal rodanya. Kemudian angkat kendaraan dengan paling tidak dua jack untuk keselamatan dan lepas leher pengisi dari tangki bahan bakar itu sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan melepas klem selang yang memegang selang ke tangki bahan bakar. Kemudian lepas bagian belakang atau depan baut yang mengikat tangki bahan bakar kendaraan. Langkah selanjutnya lepas konektor kabel yang harus terputus sebelum melepas baut penyangga lainnya. Sekarang Anda dapat melepas pompa bahan bakar dari tangki dan memasukkan pompa pengganti. Ketika mengganti pompa bahan bakar Anda memilih jenis pompa yang sama. Instalasi berbagai jenis pompa pengganti dapat membuat kesulitan. pompa bahan bakar Anda merupakan komponen vital dari sistem bahan bakar, sehingga listrik, aliran dan karakteristik tekanan harus dalam spesifikasi dengan sistem sisa kendaraan Anda. Penggantian pompa bahan bakar yang berbeda dengan jenis lain dapat mengakibatkan ketidakcocokan, daya tahan yang rendah, kebisingan, dan yang terpenting masalah mesin, kinerja. Selalu periksa tekanan sistem bahan bakar setelah penggantian pompa bahan bakar. Ini juga merupakan ide yang baik untuk mengganti filter bahan bakar dan relay pompa bahan bakar ketika menggantikan pompa, karena ampere exstra pompa tua dapat merusak relay.
 
Fuel Pump Best Practices
Saat memilih pompa bahan bakar yang benar untuk mesin kendaraan Anda, pastikan untuk memiliki ukuran mesin, tahun, membuat dan model kendaraan Anda. Setelah informasi ini berguna akan memungkinkan Anda mendapatkan pompa bahan bakar yang dikalibrasi khusus untuk spesifikasi performa mesin anda. Selain itu, pastikan tangki bahan bakar yang bersih. Anda harus memeriksa tangki bahan bakar dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kotoran atau karat di dalam dan membersihkannya jika diperlukan. Pastikan untuk memeriksa saluran bahan bakar untuk kebersihan. Alasan ujian ini adalah untuk mencegah penyebab paling lazim kegagalan sistem bahan bakar, kotoran. Ambil beberapa menit ekstra tambahan dan mengganti filter bahan bakar ketika mengganti pompa.
Basic Maintenance
Pemeliharaan preventif utama yang dapat Anda lakukan untuk sistem injeksi bahan bakar adalah dengan menjaga throttle body tetap bersih dan melakukan penggantian saringan bahan bakar Anda secara berkala.

Minggu, 01 Mei 2011

hargailah siapapun yang mencintaimu......sebelum dia pergi untuk meninggalkan mu.......

Suatu hari burung jatuh cinta pada mawar putih,

burung berusaha mengungkapkan perasaanya,

tapi mawar putih berkata
"aku takkan pernah bisa mencintaimu !"

burung tak menyerah,setiap hari
dia datang untuk bertemua dengan
mawar putih,,akhirnya.

Mawar putih berkata,..
"aku akan mencintaimu,jika kamu dapat mengubah aku menjadi mawar merah !!"

dan suatu hari burung datang kembali,
dia memotong sayapnya
dan menebarkan darahnya pada mawar putih,

hingga dia berubah jadi mawar merah.. .. .. .. ..

akhirnya mawar sadar seberapa besar burung mencintai dirinya
tapi semua terlambat,

karena burung tak kan kembali lagi ke dunia.....



SO,
HARGAILAH SIAPAPUN YANG MENCINTAIMU....
SEBELUM DIA PERGI MENINGGALKANMU....

*AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA*

*AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA*

Bismillahirrahmanirrahim

''Belajarlah kamu akan alqur'an,di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya,yang mana dikala itu orang sangat membutuhkannya.''

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya?
''maka orang yang pernah membaca akan menjawab:siapakah kamu?

Maka berkata Alquran:''akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung,dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga membacaku diwaktu siang hari.''

Kemudian berkata orang yang pernah membaca alquran itu:''adakah kamu alquran?'' lalu alquran mengakuinya dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T.
Lalu orang itu diberi kerajaan ditangan kanan dan kekal ditangan kirinya,kemudian dia meletakan mahkota diatas kepalanya.

Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar didunia walaupun berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya:''Dari mana kami memperoleh ini semua,padahal amal kami tidak sampai ini?''

Lalu dijawab:''kamu diberi ini semua karena anak kamu telah mempelajari AL-QUR'AN...

"SEJARAH BERDIRINYA SIMANIS"

"SEJARAH BERDIRINYA SIMANIS"

oleh Lega Bella Yolanda pada 10 Maret 2011 jam 10:03
SEJARAH BERDIRINYA SIMANIS
SIMANIS berdiri karena konflik yang terjadi ditubuh SINGA MANIA, ini bukan organisasi tandingan Singa Mania, tapi saling klaim sebagai pengurus yang sah di tubuh Singa Mania, untuk membedakan dua kubu yang saat itu maka Singa Mania pimpinan saudara Qusoi serta Darmansyah MS, Heri kusmiran Rambang, Meydi Wijaya & Arta Febriansyah, SH memprakarsai berdirinya SINGA MANIA INDONESIA (SIMANIS) pada tanggal 28 Juni 2007, struktur kepengurusan saat itu adalah Qusoi (Ketum), M.Idris (Waketum), Meydi Wijaya (Sekretaris), Darmansyah MS (Bendahara), Heri Kusmiran Rambang (Humas), sutarjo (Pimpinan Korlap).

Demi pembenahan organisasi maka ada tanggal 28 Juni 2008 diadakanlah MUBES SIMANIS di Hotel Bumi Asih yang dipimpin oleh Arta Febriansyah, SH, disepakatilah di mubes tsb pergantian lambang, nama jabatan. Dalam mubes tsb terpilihlah saudara Qusoi sebagai PRESIDEN SIMANIS, maka saat itulah gerbong kepengurusan mulai bergerak, presiden simanis memegang hak prerogatif untuk mengangkat menteri-menterinya.

Dalam perjalanan waktu Sekretaris Jenderal dijabat oleh Arta Febriansyah, SH, tapi dalam perkembangannya Arta alias Rian mengundurkan diri, karena fokus ambil S2 lalu digantilah dgn Ridwan Gunawan, SE, begitu juga Ridwan undur diri dikarenakan diterima pekerjaan diluar kota, maka saat ini jabatan krusial tersebut dijabat oleh Tanto Pribadi, SH. Dalam gerbong Simanis saat ini tercipta suasana yang kondusif & suasana yang kekeluargaan

Susunan kepengurusan saat ini adalah yang paling ideal yaitu; Qusoi (Presiden), Sutarjo
(Wapres), Tanto Pribadi, SH (Sekjen), Darmansyah MS (Bendahara umum), Heri Kusmiran Rambang (Humas), M. Idris Kenyeng (Panglima) serta dibantu oleh menteri-menteri yang loyal, kredibel, militan, dengan diajaknya bergabung para pemuda/i yang berfikiran maju, maka para pecinta SFC berharap Simanis dapat mengimbangi nama besar suporter indonesia lainnya,
seperti The Jak, Viking, Aremania, Bonek, Pasoepati, DLL. Walau seumur jagung tapi Simanis telah sangat dikenal di Sumsel serta seluruh wilayah Indonesia, karena Simanis berdiri netral tidak mau terlibat konflik horizontal antar suporter Indonesia.

Tujuan Simanis jelas mendukung Sriwijaya FC & menjaga perdamaian antar suporter, memperkuat tali silaturahmi dengan seluruh elemen sepakbola Indonesia.

Saat ini Simanis terus mandiri dalam segala hal, maka sat ini SIMANIS akan keluar dari bayang-bayang SINGA MANIA, oleh sebab itulah SIMANIS merubah arti tidak lagi SINGA MANIA INDONESIA tapi menjadi SrIwijaya MANdirI Suporter, begitupun lambang tidak lagi memakai logo Singa, tapi Burung Rajawali seperti yang dipakai oleh lambang Sriwijaya FC, dengan pergantian arti, lambang ini dapat memacu lagi semangat mendukung Sriwijaya FC.

Kreatifitas mendukung Sriwijaya FC tidak melulu memberi spirit dilapangan, tapi juga diluar lapangan, contohnya simanis bergerak juga dalam hal sosial seperti mencari dana sumbangan korban gempa, kebakaran.

Kreatifitas lain seperti dalam bidang musik yaitu membuat album CD, dengan BAND SIMANIS SOCCER dalam album MESIN TEMPUR SRIWIJAYA FC saat ini lagi proses RBT/NSP nya, juga saat ini SIMANIS membentuk wanita-wanita SIMANIS yang diberi nama CEWEK SIMANIS, SIMANIS berharap kedepan SFC tambah maju dan bukan lagi klub ayam sayur, semoga SFC lebih dikenal luas Nasional dan Internasional seperti nenek moyang kita kerajaan SRIWIJAYA, begitu juga sebaliknya SIMANIS tetap eksis sepanjang masa.